WELCOME . . .

Selamat datang di tempat menuangkan pikiran milik Ary Radmono . . .

Sunday, March 29, 2009

BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIIM

Wahai engkau yang benar-benar bertekad untuk melakukan perjalanan menuju Allah dan negeri akhirat. Sebuah ilmu telah disingkapkan untukmu maka singsingkanlah lengan baju mengamalkannya, sebab kesempatan itu telah tiba. Jadikan perjalananmu antara menelaah karunia-Nya dan penyaksian atas kekurangan jiwa dan amalan.

Pemandangan nikmat dan dosa tidak menyisakan kebajikan bagi seorang arif. Iapun berkata: “Inilah keselamatanku dari abzad Neraka Sa’ir. Tidak ada tempat berpegang selain pemaafan dan ampunan-Nya. Setiap orang membutuhkan keduanya. Saya mengakui nikmat-Mu kepadaku dan saya mengakui dosaku maka berilah saya ampunan. Saya seorang yang berdosa lagi sangat membutuhkan-Mu, sedangkan Engkau Dzat Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.”

Jika seluruh amalanmu selamat dari sesuatu yang membatalkannya, itu tindakan sebanding dengan nikmat Allah yang paling kecil atasmu. Padahal engkau mempunyai tanggungan untuk mensyukurinya sejak Allah mengirimkan nikmat itu kepadamu. Apakah engkau telah memeliharanya dengan benar tatkala ia berada di tanganmu? Maka bergantunglah kepada tali harapan dan masuklah dari pintu taubat dan amal shaleh. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Allah telah menunjukkan jalan keselamatan kepada para hamba dan membukakan pintu-pintunya. Allah memperkenalkan kepadanya jalan-jalan menggapai kebahagiaan dan memberikan sarana-sarananya. Allah juga memperingatkannya bahaya kemaksiatan dan mempersaksikan pada diri-Nya sendiri atau orang lain akan buruk akibatnya.

Allah berfirman: “Jika kalian taat maka itu karena keutamaan-Ku dan Aku akan mesyukuri. Sedangkan jika kalian bermaksiat maka itu karena qadha’-Ku dan Aku akan memberikan ampunan.” Sesungguhnya Rabb kita Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Allah menyingkirkan segala penyakit dari hamba. Dia memerintahkan hamba untuk berlindung kepada-Nya dari kelemahan dan kemalasan dengan Dia menjanjikan baginya bahwa Dia akan mensyukuri amalannya sekalipun sedikit dan mengampuni ketergelincirannya sekalipun banyak. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Banyaknya kesalahan orang-orang yang berdosa telah dibungkus dengan pemaafan-Nya, maka pemaafan itu mencukupi. Dan berbagai harapan orang-orang yang berbuat baik berdiam terus di hadapan kemurahan-Nya maka tidak akan dihampakan. Do’a-do’a orang yang bertaubat dan memohon menembus langit yang tujuh, Dia pun mendengarkannya. Dan pemaafan, ampunan, dan rizki-Nya meliputi semua makhluk. Tidak ada satupun makhluk yang melata di atas permukaan bumi melainkan Allah yang menanggung rizkinya. Allah mengetahui tempat semuanya. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Allah dengan kemurahan-Nya memberikan tambahan bagi hamba-Nya sebelum mereka meminta, memberikan kepada orang yang meminta dan berharap pada-Nya lebih dari sekedar apa yang menjadi harapan mereka. Allah memberikan ampunan bagi orang yang bertaubat kepada-Nya sekalipun jumlah dosanya mencapai bilangan ombak, kerikil, tanah, dan pasir. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Allah lebih sayang kepada para hamba-Nya dibandingkan seorang ibu kepada anaknya. Dia lebih berbahagia dengan taubat hamba-Nya daripada seorang yang kehilangan untanya yang lari membawa pergi makanan dan minumannya di tengah-tengah padang tandus yang membinasakan tapi kemudian unta itu kembali sendiri. Allah mensyukuri sekalupun sesuatu yang sedikit, dibandingkan semua makhluk-Nya. Barangsiapa yang bertaqarrub kepada-Nya dengan amalan kebajikan seberat biji sawipun, Allah akan mensyukuri dan memujinya. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Allah memperkenalkan diri kepada para hamba-Nya dengan asma’ dan sifat-Nya. Allah menginginkan cinta mereka dengan kemurahan dan berbagai nikmat-Nya, tanpa kemaksiatan makhluk menghalangi-Nya dari berderma dengan segala nikmat untuk mereka. Allah menjanjikan bagi orang yang bertaubat kepada-Nya dan melakukan ketaatan dengan baik bahwa Dia akan memberikan ampunan atas dosa-dosanya pada hari pertemuan dengan-Nya. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Segala kebahagiaan ada pada mentaati-Nya. Segala keberuntungan ada dalam bermuamalah dengan-Nya. Semua cobaan bala’ adalah disebabkan kemaksiatan terhadap-Nya, sehingga tidak ada perkara yang lebih bermanfaat bagi hamba daripada bersyukur dan bertaubat. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Allah ditaati, maka Allah mensyukuri, padahal ketaatan hamba juga berasal dari taufiq dan keutamaan-nya. Allah dimaksiati maka Allah memberikan kemurahan-Nya, sementara kemaksiatan hamba disebabkan kezhaliman dan kejahilannya sendiri. Pelaku keburukan bertaubat kepada-Nya maka Dia memberikan ampunan untuknya, sampai seolah-olah dia tidak pernah melakukannya. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Satu kebajikan Allah balasi dengan 10 kali lipat, bahkan berlipat ganda tanpa terbilang. Sedangkan keburukan di sisi Allah hanya tercatat satu, yang niscaya akan mendapat pemaafan dan ampunan. Pintu taubat senantiasa Dia buka sejak penciptaan semua langit dan bumi hingga akhir zaman. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Pintu-Nya yang dermawan menjadi cita-cita bergantung dan tempat bergugurnya kekeliruan. Langit pemberian-Nya tidak pernah kering dari hujan, bahkan senantiasa memberikan hujan yang lebat. Tangan kanan-Nya kaya dengan karunia yang tidak akan berkurang, sebab Dia mencurahkan pemberian di siang dan malam hari. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Tidak akan ada yang sanggup untuk menyambut semua titah-Nya selain orang-orang yang bersabar. Tidak akan beruntung mendapatkan segala pemberian-Nya selain orang-orang yang bersyukur. Tidak ada yang binasa padahal mendapatkan nikmat selain orang-orang yang pantas binasa. Dan tidak ada yang sengsara mendapatkan adzab selain para pembangkang. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Waspadalah wahai engkau yang membangkang, bahwa Dia mencabut nyawamu ketika kamu sedang berada dalam keadaan lalai. Sebab, sesungguhnya Dia sangat tidak menyukai keburukan. Jika kamu tetap dalam kemaksiatanmu terhadap-Nya lalu Dia terus melapangkan nikmat-Nya kepadamu maka waspadalah. Sebab, sesungguhnya Dia tidak akan membiarkanmu, hanya saja Dia itu Maha Sabar.

Kabar gembira bagimu wahai engkau yang bertaubat, bahwa engkau akan mendapatkan ampunan dan ramhat-Nya. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Ornag yang mengetahui bahwa Rabb Maha Mensyukuri maka dia akan melakukan berbagai bentuk interaksi bersama-Nya. Orang yang tahu bahwa Dia Maha luas ampunan-Nya maka dia akan bergantung pada tali ampunan-Nya. Dan orang yang tidak tahu bahwa rahmat-Nya mengalahkan murka-Nya, maka dia tidak akan berputus asa dari rahmat-Nya. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Orang yang bergantung kepada salah satu sifat-Nya, maka sifat itu akan mengambil tanganya dan memasukkannya bertemu dengan Allah. Siapa yang berjalan menuju Allah dengan asma’ Allah yang husna, dia akan sampai kepada-Nya. Dan siapa yang mencintai Allah dia akan mencintai asma’ dan sifat-Nya, dan akan menjadi sesuatu yang paling dia utamakan.

Kehidupan hati terhadap pada ma’rifat dan mahabbah kepada-Nya. Kesempurnaan anggota tubuh terdapat pada bertaqarrub kepada Allah dengan mentaati dan melayani-Nya. Dan kesempurnaan lisan adalah dengan berdzikir dan memuji-Nya dengan sifa-sifat yang berisi pujian bagi-Nya. Mereka yang selalu bersyukur adalah orang-orang yang senantiasa mendapatkan tambahan nikmat. Mereka yang selalu berdzikir kepada-Nya adalah orang-orang yang senantiasa menghadiri pertemuan dengan-Nya. Mereka yang selalu mentaati-Nya adalah orang-orang yang senantiasa mendapatkan pemuliaan-Nya. Mereka yang selalu bermaksiat tidak dia putus asakan dari rahmat-Nya. Jika mereka bertaubat maka Dia anak menjadi kekasih. Jika dia tidak bertaubat maka Dia adalah dokter. Dia akan menimpakan berbagai musibah kepada mereka untuk menutupi semua kesalahan mereka dan mensucikan mereka dari berbagai aib. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam dengan pujian yang banyak, indah, dan berkah, sebagimana yang disukai dan diridhai Rabb kami dan sebagaimana yang layak bagi kemuliaan Wajah-Nya dan keperkasaan Kemuliaan-Nya. Sebuah pujian yang memenuhi semua langit, bumi, segala isinya, dan segala yang Rabb kita kehendaki selain itu, dengan segala kesempurnaan pujian, apa yang kami ketahui atau tidak kami ketahui, atas seluruh nikmat-Nya, baik yang kami ketahui atau tidak kami ketahui. Pujian sejumlah pujian orang-orang yang memuji, sejumlah kelalaian orang yang lalai dari mengingat-Nya, serta sejumlah goresan pena-Nya, kandungan kitab-Nya, dan liputan ilmu-Nya.

Shalawat dan salam teruntuk Sayyid kita Muhammad, keluarga, semua shahabat beliau, juga untuk seluruh nabi dan rasul. Semoga Allah meridhai semua orang yang mengikuti mereka hingga hari Kiamat. Tiada daya dan upaya selain dengan bantuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Cukuplah Allah bagi kita sebagai Sebaik-baik pelindung.


adz_dzikraa;

rad_x@plasa.com

monech_04@yahoo.com

Wednesday, November 08, 2006

74 Wasiyat Untuk Para Pemuda



Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Artikel ini diambil dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim Riyadl
Segala puji bagi Allah yang berfirman:“Dan sungguh Kami telah memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (An-Nisa’: 131) Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan rasul-Nya Muhammad yang bersabda: “Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah , serta agar kalian mendengar dan patuh.” Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Wa ba’du: Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.
1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik dalam perkataan ataupun perbuatan.
2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.
3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.
4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah istighfar.
5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit di hatimu.
6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta qadar yang baik ataupun yang buruk.
7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta (tanpa memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang sesuai dengan sunnah/syari’at dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk orang yang tidak punya pendirian.
8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan karena engkau akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikuti/mencontohmu dalam mengamalkannya.
9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula kepada keluargamu, demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.
10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau senantiasa dalam keadaan suci dari hadats dan najis.
11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya dan Fajr (shubuh).
12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak seperti bawang putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak membahayakan dirimu dan kaum muslimin.
13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan dengan pahala yang ada pada shalat berjamaah tersebut.
14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah berlambat-lambat sampai setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.
16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu ataupun yang akan datang.
17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab engkau akan berdosa karenanya.
18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar engkau mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.
19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau termasuk orang yang mampu dan janganlah menunda-nunda.
20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah perintahnya dan jauhi larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di sisi rabmu dan menjadi penolongmu di hari qiyamat.
21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan ataupun dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun berbaring. Dan hati-hatilah engkau dari kelalaian.
22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk taman surga.
23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan hati-hatilah engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu merupakan anak panah beracun dari anak panah Iblis.
24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan janganlah engkau berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.
25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya diharamkan bagi laki-laki.
26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan wanita-wanitamu menyerupai laki-laki.
27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan panjangkanlah janggut.” (HR. Bukhari Dan Muslim)
28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau minum kecuali yang halal agar doamu diijabah.
29. Ucapkanlah bismillah ketika engkau hendak makan dan minum dan ucapkanlah alhamdulillah apabila engkau telah selesai. 30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, ambillah dengan tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan. 31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari kiamat. 32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah dia memakan makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan ridla dan memilihkan makanan yang halal untuknya). 33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, menerima suap ataupun perantaranya, karena pelakunya terlaknat. 34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah karena Allah akan murka kepadamu. 35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan syari’at dan doakanlah kebaikan untuk mereka. 36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian. “Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. Dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283) 37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang menimpamu.” (Luqman: 17) Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan munkar adalah apa-apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya. 38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun yang besar dan janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah membantu seorangpun dalam bermaksiat kepada-Nya. 39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32) 40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari mendurhakainya. 41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan hubungan silaturahim. 42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan apabila dia menyakitimu maka bersabarlah. 43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan Allah. 44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu merupakan tali keimanan yang paling kuat. 45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan hati-hatilah dari bermajelis dengan orang-orang yang jelek. 46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan buatlah mereka bahagia. 47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras, kasar dan tergesa-gesa. 48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau pendengar yang baik. 49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak engkau kenal. 50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu assalamualaikum dan tidak cukup hanya dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja. 51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan. 52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati. 53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain karena hal itu termasuk dosa yang paling besar. 54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan perkataan di antara manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara mereka. 55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang dia benci jika mengetahuinya. 56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim. 57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena hal itu merupakan amalan yang paling utama. 58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah. 59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta akan mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka. 60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu wajah dan kepada kelompok lain dengan wajah yang lain. 61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak bersumpah meskipun engkau benar. 62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas seorangpun kecuali dengan taqwa. 63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan membenarkan (perkataan) mereka. 64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang. Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar. 65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena akan menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu. 66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: yarhamukallah apabila dia mengucapkan: alhamdulillah 67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan. 68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan hati-hatilah dari menunda-nunda. 69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada Allah . 70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya. 71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah dengan segala kenikamatan yang ada. 72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir meskipun engkau telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan ilmu. 73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka. 74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah. Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya sampai hari kiamat juga kepada keluarganya dan seluruh shahabatnya. (Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)

Lencana Facebook

Search